Labels

Showing posts with label Komunikasi. Show all posts
Showing posts with label Komunikasi. Show all posts

Monday, February 6, 2012

Bangunkan Saya

Seorang pria dan istrinya telah bertengkar sepanjangmalam, dan saat mendekati waktu tidur mereka tidak salingberbicara satu sama lain. Bukan tidak biasa bagi pasangan itu untukmelanjutkan perang diam selama dua atau tiga hari, namun padakali ini sang suami berkepentingan;  dia harus bangun pukul4.30 pagi keesokan harinya untuk mengejar penerbangan  penting, dansebagai tukang tidur yang sangat berat ia biasanya mengandalkan istrinyauntuk membangunkannya. 

Dengan cerdik, begitu pikirnya, saat istrinya beradadi kamar mandi, ia menulis pada secarik kertas: 'Tolong bangunkansaya pukul 4.20 pagi - Saya punya penerbangan pentingyang harus dikejar'. Dia meletakkan catatan di bantal istrinya,lalu berbalik dan tidur.

Pria itu bangun keesokan paginya dan melihat jam. Saat itu jam8:00 pagi. Marah karena ketinggalan pesawat, ia hendak pergimencari isterinya yang bersalah untuk mendampratnya, saat itu iamelihat sebuah catatan tulisan tangan di atas lemari sisitempat tidurnya .

Catatan itu berbunyi: "Sekarang jam 4:20 pagi – bangun!”

Sunday, April 26, 2009

Fabel Bijak Aeosop

Kisah dan Analogi untuk training dan komunikasi
Dari Aesop's Fables

Fabel (dongeng binatang untuk perumpamaan) sangat bagus untuk digunakan dalam training dan berkomunikasi. Fabel Aesop sangat terkenal diseluruh dunia dan diperkirakan berasal dari abad ke6 Sebelum Masehi. Aesop sendiri diduga adalah seorang budak asal Phrygian (?) yang dibunuh dengan cara melemparkannya ke jurang berbatu di Delphi karena buruk rupa dan tubuhnya tak karuan.

Apapun riwayat Aesop, fabel-fabel atas namanya (Aesop mengumpulkannya, ia tidak menuliskannya) memuat pelajaran yang abadi. Fabel-fabel Aesop hingga kini tetap hidup dan relevan, semuanya berjumlah lebih dari 300 kisah.

Berikut adalah beberapa fabelnya yang terkenal:
  • Berdasarkan Penggolongan:
  1. Angin
  2. Anjing
  3. Banteng
  4. Burung
  5. Dewa
  6. Domba
  7. Jerami
  8. Kambing
  9. Keledai
  10. Kelinci
  11. Kepiting
  12. Kera
  13. Kuda
  14. Lalat
  15. Lebah
  16. Profesi Manusia
  17. Matahari
  18. Rubah
  19. Rusa
  20. Sapi
  21. Serigala
  22. Singa
  23. Tikus
  24. Tumbuhan
  • Berdasarkan Judul:
  1. Anjing di Tumpukan Jerami
  2. Dewa Merkuri dan Penebang Kayu
  3. Rubah dan Anggur
  4. Pemboros dan Burung Layang-Layang
  5. Serigala Berbulu Domba
  6. Burung Gagak dan Kendi
  7. Angin dan Matahari
  8. Pohon Cemara dan Semak berduri
  9. Lalat dan Banteng
  10. Budak dan Singa
  11. Pemerah Susu dan Embernya
  12. Rubah, Kambing dan Sumur
  13. Anjing dan Daging
  14. Singa dan Keledai
  15. Manusia dan Dewa Hutan
  16. Kepiting dan Ibunya
  17. Ayah dan Anak-anaknya
  18. Anak Laki-laki di Sungai
  19. Petani dan Burung bangau
  20. Burung, Binatang Buas dan Kelelawar
  21. Tukang Giling, Anaknya dan Keledai
  22. Lebah dan Dewa Yupiter
  23. Pohon Oak dan Bambu
  24. Gembala dan Serigala
  25. Burung Elang dan Ayam Jago
  26. Petani dan Rubah
  27. Rusa Jantan Bermata Satu
  28. Singa Betina dan Rubah Betina
  29. Kera dan Petualang
  30. Hartawan dan Penyamak Kulit
  31. Kelinci dan Kura-kura
  32. Singa dan Banteng
  33. Tikus dan Banteng
  34. Kelinci dan Anjing
  35. Keledai dan Bagal
  36. Prajurit dan Kuda
  37. Sapi dan Penjagal
sssssss





Friday, April 24, 2009

Politikus dan Penterjemah

Seorang politikus kaya, terhormat, telah menikah dan mata keranjang, suatu ketika berkunjung ke luar negeri dan berkencan dengan wanita muda penterjemah. Tidak lama setelah ia pulang, ia menerima telpon di kantornya dari si wanita penterjemah yang memberitahukan bahwa dirinya hamil dan sang bayi dalam kandungannya benar-benar anaknya.


Sebagai orang yang sudah biasa menghadapi situasi seperti itu, si politikus memberi instruksi kepada wanita itu, "Saya akan atur hidup kamu dan si anak terjamin. Jangan kuatir soal uang. Saya akan membayar 10 kali lipat dari yang biasa dilakukan oleh orang Italia, tetapi ini harus dirahasiakan."

"Saya mengerti," kata si wanita, agak kecewa. Tetapi karena ia tahu reputasi lelaki itu, ia tidak terlalu terkejut dengan reaksinya, bahkan juga gembira tidak akan bertemu dan berbicara lagi dengannya.

Lelaki itu melanjutkan, "Jangan pernah menelpon saya lagi. Kirim saja sebuah kartu pos dengan pesan rahasia tentang tanggal lahir, kesehatan si bayi, dan jenis kelaminnya. Gunakan imajinasimu - kamu kan penterjemah,"

"Baiklah," kata si wanita, mengakhiri percakapan telpon itu.

Kurang dari sembilan bulan kemudian isteri si politikus (yang juga merangkap sebagai sekretarisnya) sedang membuka surat-surat yang masuk. Saat ia melihat sebuah kartu pos khusus, si politikus memperhatikan dan tiba-tiba menjadi sangat tertarik.

"Ini ada sebuah kartu pos ..." kata isterinya.

"Oh, ya," kata suaminya, "Apa isinya?"

"Hanya lelucon tolol, saya kira," kata si isteri, melanjutkan saat melihat wajah suaminya menjadi pucat, "Isinya: '12 Maret - Baru saja mendapat 2 mangkok besar spageti - semuanya dengan bakso..' "




William Pitt dan Dingin

Ini kisah tentang William Pitt (1759-1806), seorang negarawan dan Perdana Menteri Inggris tahun 1783-1801, yang suatu saat sedang berusaha mendapatkan persetujuan Parlemen untuk mengirim armada angkatan laut untuk melawan Perancis.

Tetapi Menteri Keuangan Lord Newcastle, mempunyai keberatan tertentu, dan ketika Pitt mengunjungi sang Menteri untuk mencari titik temu atas perbedaan diantara mereka, ia mendapati sang Menteri terbaring sedih di tempat tidur dan menderia sakit encok.

Tempat tidur itu terasa dingin membeku, dan ketika Pitt bertanya tentang hal itu Lord Newcastle menjawab bahwa cuaca yang dingin akan meghalangi gerak armada kapal, apalagi kalau encok menyerang.

Pitt segera menyadari itulah akar permasalahannya. Dengan meminta maaf, Pitt dengan tenang melepaskan sepatu bootnya, naik ke tempat tidur yang lain (ada dua tempat tidur di kamar itu) menyingkap penutupnya, dan keduanya dapat berdiskusi dan segera bisa bermufakat atas cara menggerakkan armada Inggris.



Sekamar Berdua

Seorang pebisnis kaya yang biasanya bepergian seorang diri suatu saat mendapati dirinya berada dalam sebuah kompartemen (kamar) kereta tidur bersama seorang wanita muda yang cantik, yang sama-sama menuju Brussel. Saat itu musim dingin dan alat pemanas ruangan tidak bekerja baik sehingga kompartemen itu terasa dingin.

Kedua orang itu bersiap untuk tidur.

"Dua orang asing, dalam sebuah kereta..." kata si pebisnis.

"Ya," jawab si wanita.

"Seorang pria dan seorang wanita - jauh dari rumah - mungkin tidak akan berjumpa lagi .." kata pria itu.

"Ya," jawab si wanita.

"Rasanya dingin, bukan?" kata si pria.

"Ya," jawab si wanita.

"Dapatkah anda memberiku selimut yang lain?" kata si pria, "... Atau mungkin kita bisa berpura-pura menjadi suami dan istri malam ini?.."

"Ya, maunya begitu," jawab si wanita, "Tapi, ambil dan pakai sendiri selimutmu!"




Sunday, April 12, 2009

Salah Orang

Ini kisah nyata.

Ini tentang Guy Goma, seorang sarjana bisnis dari Congo, yang pada 8 Mei 2006 datang ke gedung BBC di West London demi mengikuti interview untuk sebuah pekerjaan IT. Pada saat yang sama, BBC News TV channel 24 sedang menanti kedatangan  Guy Kewney, editor dari website Newswireless.net untuk interview langsung di studio pada jam 10.30 tentang perkara Apple yang sedang disidangkan di pengadilan. (Apple Corps, milik anggota the Beatles Paul McCartney dan Ringo Starr, kalah di pengadilan melawan Apple Computers, dalam rangka mempertahankan nama Apple yang digunakan dalam hubungannya dengan urusan download musik melalui iTunes.)

Karena komunikasi yang keliru, seluruhnya kesalahan BBC (kedua Guy tidak dipersalahkan dalam hal ini), staf BBC News 24 menarik masuk Guy yang salah(sedang menunggu di ruang yang berbeda dengan Guy Kewney), yang tak tahu-menahu dan sebagai orang asing yang sopan, membawanya ke tempat duduknya di studio, dan tanpa berdandan diperkenalkan secara langsung (live) kepada para pemirsa TV sebagai Guy Kewney, editor situs teknologi 'Newswireless', dan kemudian ditanyakan 3 pertanyaan oleh presenter bisnis BBC News 24 Karen Bowerman tentang kebijakan Apple dan pengaruhnya terhadap download musik di internet.

Sementara itu Guy Kewney yang asli duduk dan menonton 'dirinya' di monitor di ruang tamu BBC. Anda bisa melihat  interviewnya disini.

Apa yang membuat jadi sangat menarik adalah ini:

Guy Goma awalnya terkejut dengan situasi interview, tetapi, karena bahasa Inggrisnya yang tidak bagus dan kental dengan aksen Perancis, si pewawancara mengartikan dan membimbing jawaban Goma sebagai terkejut atas keputusan pengadilan.  Padahal jika anda mendengar dengan seksama,  Guy Goma sebenarnya  sudah bilang soal 'interview' nya di awal. Tetapi karena  tekanan situasi yang begitu besar dan dia hampir tidak punya opsi lain, ia terpaksa memainkan peran yang sudah menjadi nasibnya.  Dan sebenarnya dia bermain cukup baik, meskipun tidak banyak tahu tentang isu yang dibicarakan. 


Salah Alamat

Ini kisah nyata.

Beberapa tahun yang lalu sebuah perusahaan menyewa konsultan untuk membantu mereka dalam pengiriman surat-surat kepada Departemen Pembelian dari perusahaan-perusahaan yang tergolong "blue chip". Si konsultan membuat daftar perusahaan lue chip (menggunakan MSExcel) dan membuat draft surat. Setelah itu si klien akan melakukan sendiri seluruh proses persuratan seperti mail-merge hingga pengiriman termasuk pencetakan, pengamplopan dan kirim.

tetapi beberapa minggu kemudian si konsultan menemukan bahwa seorang staf yunior dari Departemen Pemasaran perusahaan kliennya telah mensortir daftar yang dibuatnya yaitu dengan merubah urutan daftar perusahaan blue chip yang ada di spreadsheet, tetapi hanya nama perusahaannya saja, bukannya semua kolom sehingga akibatnya semua surat (sekitar 500) dikirim ke perusahaan blue chip dengan alamat yang saling tertukar.

Menariknya, 'cara' itu memberikan hasil respons yang sangat tinggi, dan dari penelitian membuktikan bahwa begitu tinggi persentasi surat dibuka dan dibaca karena tidak tahan godaan untuk mengetahui isi surat yang ditujukan ke perusahaan lain...



Perangko

Para karyawan di sebuah panti jompo bertanya-tanya melihat salah seorang penghuninya terus berkumur-kumur dengan cairan pencuci mulut yang biasa dipakai membunuh kuman di mulut. Mereka bertanya kepada wanita tua itu kenapa, tetapi dia hanya menjawab kalau sesuatu telah terjadi di kantor pos. 

Inilah yang sebenarnya terjadi:

Seorang wanita tua, yang jarang keluar rumah, suatu hari pergi ke kantor pos untuk mengeposkan surat. 

Ia membeli sebuah perangko, tetapi karena antrian di belakangnya panjang maka ia bergeser ke samping untuk memberi kesempatan orang lain dilayani. Setelah memasukkan uang kembaliannya ke dompet, ia lalu menjilat perangkonya dan menempelkannya ke surat. Tetapi ternyata perangko itu tidak mau melekat.

"Maaf, perangko ini tidak mau melekat," kata wanita tua itu.

"Anda harus melepaskan kertas di bagian belakang perangko itu," jelas karyawan kantor pos.

Si wanita tua mengenakan kacamatanya, lalu mencoba melepaskan kertas dibalik perangkonya, setelah itu ia menjilatnya kembali.

"Ini tetap tidak mau melekat," sela si wanita tua itu lagi.

"Itu perangko yang melekat sendiri," jawab pegawai pos.

"Tetapi yang ini tidak mau melekat sama sekali - pasti ada sesuatu yang salah ini," tuntut wanita tua itu.

"Wah, dia tidak bisa melekat karena anda telah menjilatnya,"kata pegawai pos.

"Eh, sekarang saya benar-benar bingung," kata wanita tua itu.

"Baik, kesinikan saja perangko itu dan saya akan mengeposkannya untuk anda," kata si petugas, dan mencoba sebisanya untuk menjelaskan kepada wanita tua itu, lanjutnya, "Perangko jenis baru ini tidak perlu dijilat, karena bisa melekat sendiri. Karena itu menghemat waktu. Semuanya sudah dibuat mudah lengket."

Wanita tua itu memandang bengong kepada si petugas.

"Begini," kata petugas yang bermaksud baik tetapi agak putus asa itu, "Bayangkan saja semua perangko itu telah dijilat...."

Mendengar itu si wanita tua segera bergegas keluar dan menyeberang jalan menuju sebuah apotik.



Saturday, April 11, 2009

Dobel Positif

Di sebuah kelas pada saat pelajaran bahasa.

Saat mendengar jawaban seorang murid:"Saya tidak bisa tidak makan nasi..." si guru mengambil kesempatan untuk menjelaskan tentang negatif ganda pada sebuah kalimat.

Kata sin guru, "Dalam bahasa Indonesia, sebuah kalimat yang mengandung negatif ganda akan membuat kalimat itu menjadi positif. Jadi, kalimat tadi Saya tidak bisa tidak makan nasi, akan berarti bahwa saya bisa makan nasi."

Terdorong dengan antusias muridnya yang tertarik dengan kenyataan itu, si guru melanjutkan untuk menunjukkan kelebihannya dalam pengetahuan bahasanya: "Tentu saja tidak semua bahasa mengikuti aturan tata bahasa seperti itu, contohnya, di Rusia, dobel negatif tetap berarti negatif! Mungkin yang agak mengherankan kenyataan bahwa tidak ada satupun bahasa di dunia ini dimana dobel positif akan membuatnya berarti negatif..."

Tiba-tiba menyahut dari bangku belakang kelas "Ya, betul.."



Handphone

Beberapa pria sedang di dalam kamar ganti sebuah golf club.


Sebuah handphone berbunyi.

"Ya, saya bisa bicara disini," kata seorang pria menjawab telepon itu, "Kamu sedang berbelanja bukan? Itu bagus."

Para pria yang lain mendengar sambil tersenyum.

"Kamu mau pesan karpet baru itu? Oke.. Dan itu suda termasuk gorden sebagai ekstra dari harga 5 juta?.. Kenapa tidak?"

Para pria yang menguping makin tersenyum.

"Kamu mau booking untuk ke Pulau Nirwana??.. Harganya 25 juta?.. kedengarannya menarik.. Mau 2 minggu disana?.. kalau itu maumu sayang, aku sih ok saja."

Senyum para pria yang lain mulai berubah iri.

"Dan kamu mau kasih uang muka kepada pemborong yang membangun rumah kaca kita? 75 juta kalau kita bilang ya hari ini? Kelihatannya cukup fair.. tentu, itu bagus."

Para pendengar saling memandang kagum.

"Ok sayang, sampai nanti.. Ya, love you too," jawab pria itu mengakhiri pembicaraan.

Ia lalu memandang para pria lainnya di ruangan itu, "Handphone siapa sih tadi itu?.."



John Wayne Bingung

Kerancuan dalam komunikasi bukanlah hal yang aneh. Tetapi terkadang meski salah tangkap, hasilnya sesuai seperti yang diharapkan, dan ini terjadi pada John Wayne si aktor cowboy terkenal.
jesus
Ceritanya saat pembuatan film dari epik kitab suci Injil yakni 'The Greatest Story Ever Told' (Kisah Terbesar Sepanjang Masa), sutradara George Stevens mencoba membangunkan hasrat dan rasa hormat yang lebih besar dari aktor kondang John Wayne waktu mengucapkan, "Sesungguhnya, ini adalah Anak Allah."

"Anda berbicara tentang Jesus - pikirkanlah itu," kata Stevens, "Kau harus mengucapkannya itu dengan hormat dan perasaan kagum (with awe)."

Pada pengambilan adegan berikutnya John Wayne dengan polos benar-benar mengumpulkan segala perasaannya. Secara dramatis ia berhenti, dan berkata:

"Aw, Sesungguhnya ini Anak Allah."