Labels

Showing posts with label Persepsi. Show all posts
Showing posts with label Persepsi. Show all posts

Monday, February 6, 2012

Karyawan Baru

Berikutini 2 cerita pendek yang memberikan contoh lucu dari berpikirlateral dan inisiatif, serta kurangnya pelatihan staf ditempat kerja. Akan lebih baik untuk melatih orang dengan benar daripada berasumsibahwa karyawan yang baru memiliki inisiatif yang diperlukanuntuk bekerja yang keluar dari diri sendiri tentang apa yangmereka harus lakukan ..

Kisah pengemudi baru bis


Ketika mengangkut beberapa pasien mental darisatu tempat aman ke tempat yang lain, sopir bus yang barudiangkat berhenti di pinggir jalan sebuah restoran untukmelepaskan hajat. Setelah kembali ke bus, ke semua duapuluh pasien sudah tidak ada. Sebagai orang yang banyak akal dan takut konsekuensidari kelalaiannya, ia pergi ke halte bus berikutnya, di mana ia mengakusebagai pengganti untuk layanan bis reguler. Membiarkan duapuluh orang naik, sopir langsung menuju tempat tujuannya, di mana ia memperingatkan staf digerbang bahwa 'pasien' telah diperdaya dan sangat berbahaya. Tentu saja para 'pasien' yang normal itu menjadi marah tetapi karena dikira memang pasien sakit jiwa mereka langsung  dipindahkan,  dibius dan masukkan kesel, dan tetap dalam kurungan selama tiga hari, sampai  staf mampu  memeriksa  catatan dan mengkonfirmasi identitas merekayang sebenarnya. Para pasien yang sebenarnya  tidak pernahditemukan.


Kisah pembersih lift baru


Seorang karyawan hotel yang baru diminta untuk membersihkan liftdan melaporkan kembali kepada supervisor ketika tugas selesai. Ketikakaryawan tidak muncul pada jam pulang kerja supervisor beranggapanbahwa seperti banyak orang lain dia hanya tidak menyukai pekerjaan itu dan pergi begitusaja. Namun, setelah empat hari supervisor berpapasandengan karyawan baru itu. Dia sedang membersihkan di salahsatu lift. "Kamu pasti belum selesai membersihkan lift ini selamaempat hari, kan?" tanya pengawas, menuduh. "Ya Pak,"kata karyawan, "Ini adalah pekerjaan besar dan saya belumselesai - Bapak tentu tahu ada lebih dari empat puluh jumlahnya,dua di setiap lantai, dan kadang-kadang mereka bahkan tidak disitu .."

Orang Asing

Di bandara setelah perjalanan bisnis yang melelahkan, penerbangankembali seorang wanita tertunda pula. Wanita itu  pergi ke toko bandara, membelibuku, kopi dan sebuah paket kecil berisi lima biskuit gingernut(kue rasa jahe). Bandara itu penuh sesak dan ia menemukan sebuah kursi diruang tunggu, di samping orang asing. Setelah membaca beberapa menit iamenjadi larut dalam bukunya. Sambil membaca itu, dia mengambil biskuit dari paketdan mulai minum kopinya. Yang sangat mengejutkan dia, orangasing di sampingnya itu dengan tenang mengambil salah satu biskuitdan memakannya. Tertegun, ia tidak sanggup mengatakan apa-apa, bahkan untukmelihat orang asing itu. 

Dengan gugup dia terus membaca. Setelahbeberapa menit ia perlahan-lahan mengambil dan makan biskuit ketiga. Hebatnya,orang asing itu mengambil gingernut keempat dan memakannya,lalu kepada wanita yang takjub itu, si pria mengambil paket dan menawarinya biskuit terakhir. Karenamerasa sudah keterlaluan dan tak bisa ditolerir lagi, wanita itu denganmarah mengambil barang miliknya, memandang orang asing tersebutdengan cemberut dan berjalan menuju pintu boarding, di mana penerbangannya sekarangsudah siap. Bingung dan marah, dia merogoh tasnya untukmengambil tiket boarding, dan menemukan paket gingernuts yangbelum dibukanya  ...