Labels

Showing posts with label Job Interview. Show all posts
Showing posts with label Job Interview. Show all posts

Wednesday, May 20, 2009

Pertanyaan-Pertanyaan Menjebak dalam Interview

Sumber & Artikel Top






My Social Blogs

Perlu disadari bahwa biasanya pewawancara dalam sebuah job interview adalah para profesional dalam bidangnya, umumnya psikolog. Mereka akan mencari "sesuatu" dari anda dengan memberikan pertanyaan yang "menjebak", artinya mereka akan membaca anda dari balik jawaban yang anda berikan, bukan benar atau salah jawaban anda itu.

Nah, untuk itu anda perlu bersiap dan berlatih agar jawaban yang anda berikan tidak mengakibatkan si pewawancara "keliru" dalam menginterpretasikan impresi yang sebenarnya anda ingin munculkan.

Berikut adalah contoh pertanyaan-pertanyaan tricky yang biasanya diberikan dalam sebiah job interview :
  • • Mengapa Anda keluar dari pekerjaan anda?
    • Pernahkan anda dipecat?
    • Mengapa anda gonta-ganti pekerjaan dalam waktu yang relative singkat?
    • Jelaskan apa bedanya pekerjaan-pekerjaan itu?
    • Sebenarnya, apa yang anda inginkan dari bekerja disini?
    • Kenapa kami harus menerima anda? Apa yang dapat anda berikan kepada kami yang tak dipunyai orang lain?


  • • Pernahkah anda bermasalah dengan atasan atau rekan kerja anda? Gambarkan situasinya?
    • Jelaskan situasi saat anda tidak puas dengan kinerja anda sendiri? Apa yang anda lakukan?
    • Berikan contoh sebuah masalah yang anda hadapi, dan bagaimana anda menyelesaikannya?
    • Beri sebuah contoh tujuan penting yang pernah anda tetapkan dan bagaimana perkembangan untuk mencapainya?
    • Apa peran anda dalam keberhasilan departemen/bagian yang terakhir?
    • Apa yang anda anggap kekuatan dan kelemahan terbesar anda?
    • Apa yang telah anda pelajari dari kesalahan-kesalahan anda?
    • Apa keputusan terbaik yang pernah anda bua?
    • Gambarkan saat anda mengalami masalah atau stress di tempat kerja. Apa yang anda lakkan?
    • Bagaimana anda menghadapi persaingan? Apakah anda seorang yang sua bersaing?
    • Menurut anda lingkungan kerja yang ideal itu seperti apa?
    • Apa tujuan karir jangka panjang anda, dan langkah-langkah apa telah anda ambil untuk mencapainya?

  • • Sebagus apa anda bekerjasama dengan orang lain? Apakah anda lebih suka bekerja dalam team atau sendirian?
    • Gambarkan situasi saat bekerjasama dan menghasilkan sukses yang lebih besar daripada mengerjakannya sendiri.
    • Apa yang anda lakukan jika ada yang tidak sependapat dengan anda?
    • Gambarkan situasi saat anda berhadapan dengan orang yang tidak menykai anda. Apa yang anda lakukan?
    • Ceritakan saat anda harus menggunakan keterampilan presentasi untuk mempengaruhi orang lain.


  • • Ceritakan tentang sebuah dokumen tertulis yang penting yang pernah harus anda selesaikan.
    • Apa yag memotivasi anda bekerja esktra dalam suatu proyek atau pekerjaan?
    • Gambarkan suatu situasi saat pekerjaan anda kacau atau tidak memenuhi ekspektasi atasan anda. Apa yang anda lakukan?
    • Berikan contoh saat anda mencoba menyelesaikan sesuatu dan gagal. Apakah anda menjadi lemah semangat karena itu?


  • • Apa yang sebenarnya ingin anda kerjakan dalam hidup anda? Apa yang anda lihat anda kerjakan di 5 tahun dari sekarang?
    • Apa arti sukses bagi anda? Sesuai dengan definisi anda, seberapa sukses anda sekarang?
    • Apa hal terbaik yang pernah terjadi pada anda?
    • Hal paling kreatif apa yang pernah anda lakukan?


  • • Anda tidak memiliki pengalaman yan benar.
    • Mungkin anda memiliki kualifikasi atau pengalaman yang berlebihan untuk posisi ini?
    • Apa yang anda harapkan dalam kaitannya dengan promosi dan kenaikan gaji?
    • Berapa gaji yang anda minta jika kami menerima anda bekerja di posisi ini?

    Contoh jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan tricky diatas bisa anda lihat disini: "THE ULTIMATE GUIDE TO JOB INTERVIEW ANSWERS"



Thursday, May 7, 2009

10 Pertanyaan Paling Sering dalam Interview

Sumber & Artikel Top






My Social Blogs

Dibawah ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan dalam sebuah interview pekerjaan berikut jawaban yang bisa anda gunakan. Sebagai pewawancara anda bisa melihat alasan atau maksud teselubung dari poertanyaan-pertanyaan tersebut. Silakan memanfaatkannya.

1) "Ceritakan tentang diri anda?"
ini bukan pertanyaan sembarangan. Jika konteksnya tidak jelas, anda perlu tahu lebih banyak tentang pertanyaan itu sebelum menjawab. Dalam situasi seperti itu, anda bisa bertanya, "Adakah aspek khsus dari latar belakang saya yang ingin bapak/ibu ketahui lebih dalam?" Ini agar pewawancara dapat membantu anda mendapatkan fokus yang sesuai dan menghindari hal-hal yang tidak relevan.

Dari sisi jawaban anda tentang diri anda hendaknya terkait dengan pekerjaan atau profesionalisme anda. Kalau toh ada yang tampaknya tidak berhubungan, coba jelaskan kaitannya dengan pekerjaan yang akan anda lakukan.

Ingat pertanyaan ini bukan dari jenis yang bisa anda jawab begitu saja. Ambil waktu untuk berpikir sejenak tentang diri anda, dan aspek-aspek kepribadian atau background anda yang patut anda promosikan kepada si pewawancara.

2) "Kenapa anda ingin bekerja disini?"
Untuk menjawab pertanyaan ini, anda perlu melakukan riset atas perusahaan itu. jawablah dengan atribut-atribut yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Payungilah dengan hal-hal yang anda yakini bahwa perusahaan dapat menyediakan lingkungan kerja yang stabil dan menyenangkan untuk bekerja, atau bahwa perusahaan punya reputasi tentang hal itu, dan situasi seperti itu mendorong anda bekerja penuh semangat untuk menghasilkan yang terbaik.

"Saya tidak bekerja hanya untuk mendapatkan gaji saja. Saya menikmati pekerjaan saya dan bangga dengan profesi saya. Perusahaan ini menghasilkan produk/jasa yang superior. Saya berharap bisa ikut berpartisipasi dan menjadi anggota tim yang hebat"

3) Apa yang membuat kami harus menerima anda?
Jawaban anda hendaknya singkat dan to the point. Anda hendaknya menggarisbawahi area pekerjaan dengan latar belakang anda dan hubungannya dengan tantangan atau masalah di perusahaan tersebut. Ringkasi deskripsi pekerjaan yang telah dijelaskan oleh pewawancara dan cocokkan dengan keterampilan atau keahlian anda.

Akhiri jawaban anda dengan: "Saya memiliki kualifikasi yang bapak./ibu perlukan (sebutkan), saya bisa bekerja dalam tim, saya taat pada azas yang disepakati, dan memiliki hasrat untuk sukses."

4) "Apa yang anda sukai atau tidak sukai di pekerjaan anda terakhir?"
Pewawancara ingin melihat ketidakcocokan anda. Misalnya jika seorang pengacara mengatakan ia tidak suka berdebat dengan temannya, maka pernyataan itu akan melemahkan - atau bahkan menghancurkan - kepencalonannya.

Biasanya pewawancara memulai dengan mengenalkan perusahaan. Perhatikan dengan seksama, karena informasi itu akan membantu anda dalam menjawab pertanyaan diatas. Memang, setiap info yang disampaikan oleh pewawancara akan sangat bermanfaat dalam inteview..

Jadi, jawaban anda hendaknya bahwa anda suka pekerjaan sebelumnya. Anda bahkan boleh mengatakan perusahaan telah banyak mengajarkan anda hal-hal pentng dalam bisnis pencapaian, atau cara kerja profesional. Mengkritik rekan kerja anda justru dapat memberikan tanda bahwa andalah yang mempunyai masalah dalam pertemanan. Tak ada yang mau merekrut orang yang bermasalah. Itulah yang dicari dibalik pertanyaan diatas. Jawablah dengan singkat dan POSITIF. Anda anya boleh menjawab SATU hal yang negatif tetang rekan atau tempat kerja anda HANYA jika anda tahu si pewawancara punya "masalah" yang sama dengan yang anda kemukakan. Misalnya, rekan anda di tempat kerja sebelumnya tidak mau membantu pekerjaan bagian lain di luar job deskrpsinya saja.

Anda bisa melanjutkan dengan, "Saya sebenarnya sangat suka dengan pekerjaan saya sebelunya. Alasan saya meningalkannya hanyalah karena saya ingin memberkan kontribusi yang lebih besar. Di tempat semula saya memang bekerja pada perusahaan besar yang menuntut keahlian khusus Tetapi di perusahaan bapak/.ibu ini, lingkungan yang lebih kecil, memungkinkan saya berkontribusi lebih banyak di area yang berbeda.

Tentu saja bila perusahaanyang akan anda masuki lebih besar dari tempat kerja anda sebelumnya, buatlah jawaban sebaliknya: "Saya bekerja di tempat yang lebih kecil dan tak memlki kesempatan untuk spesalisasi pada satu atau dua keahian khusus.



5) "Apa yang ingin anda lakukan 5 tahun dari sekarang?"
Jawaban paling aman adalah yang mengandung keinginan untuk menjadi profesional sejati dan anggota tim. Jika berkaitan dengan promosi, maka hal itu akan sangat bergantung pada mendapatkan atasan yang bisa membesarkan anda. Tentu anda akan ditanyai tentang peluang apa yang ada di perusahaan sebelum masuk ke yang lebih spesifik: "Dari gambaran yang bapak/ibu berikan, tampaknya masalah operasi dan produksi menjadi tantangan yang cukup besar dan saya akan dapat tumbuh dan berkembang baik dalam persoalan itu. Saya pikir, saya akan memiliki cukup banyak waktu hingga 5 tahun ke depan dengan berkembang di perusahaan ini.

6) "Apa prestasi terbesar anda?"
Jawaban anda hendaknya berkaitan dengan pekerjaan. Anda bisa mulai dengan "Meskipun saya merasa pencapaian terbesar saya masih belum berhasil saya wujudkan, saya bangga dengan keterlibatan saya dengan ........... Saya berkontribusi sebagai bagian dari tim dan banyak belajar di sana. Kami bekerja keras, penuh konsentrasi, dan fokus pada tuuan."

7) "Dapatkah anda bekerja dibawah tekanan?"
Anda mungkin akan tergoda dengan mejawab secara sederhana "Ya" atau :Tidak", tetapi sebaiknya jangan. Karena itu tidak menjelaskan apa-apa, dan anda kehilangan peluang menjual keterampilan anda dan ilai diri anda. Biasanya pertanyaan seperti ini datang dari pewawancara amatir, karena pertanyaan tertutup. Mestinya pertanyaan membuka kesempatan orang mengelaborasi lebih luas. Tetapi jika anda disodorkan pertanyaan tertutup seperti itu, dalam hati anda menterjemahkan sebagai: "Jelaskan secara komprehensif," Dengan begitu anda akan menjelaskan lebih gamblang dan memegang kendali peluang. Sebagai contoh, anda dapat menjawab begini: "Ya, saya biasanya merasakannya sebagai tantangan, Meskipun begitu, saya percaya bahwa perencanaan dan pengelolaan yang sesuai atas waktu saya akan mengurangi rasa panik atas
deadline dilingkungan tanggngjawab saya."

8) "Bagaimana sikap anda dalam anda menerima arahan?"

Pewawancara ingin mengetahui apakah anda berpikiran terbuka dan bisa menjadi anggota tim. Dapatkah anda mengikuti arahan atau apakah anda orang yang sulit, pekerja yang mahal pemeliharaannya ( high-maintenance employee)? Harapannya anda adalah orang yang low-maintenance professional, orang yang termotivasi bertanya untuk mengklarifikasi pertanyaan tentang sebuah tugas sebelum dilaksanakan, dan orang yang kemudian mengambil tangugngjawab pekerjaan, yang datang lagi untuk meminta tugas baru.

Pertanyaan ini dapat diterjemahkan dengan "Bagaimana anda menerima kritikan?". Jawaban anda hendaknya mencakup 2 poin: "Saya menerima arahan dengan baik dan sadar bahwa hasilnya bisa menjadi 2 variasi, tergantung dari keadaan. Ada ketikanya saat boss saya memiliki waktu untuk menjelaskan secara detil kepada saya dan ada saatnya ta banyak penjelasan karena dikejar deadline. Saya pernah melihat orang yang kemudian menjadi marah dalam situasi seperti itu, tetapi secara pribadi saya mengerti kalau mungkin saja ada pertimbangan lain yang tidak saya lihat. Dalam situasi seperti itu, saya akan menerima arahan dan memegang pekerjaan tanpa harus bersitegang agar boss saya bisa melanjutkan pekerjaannya. Itulah satu-satunya cara terbaik."

9) "Situasi tersulit seperti apa yang pernah anda alami?"
Pertanyaan ini mencari informasi tentang 2 hal: Bagaimana anda mendefiniskan sulit, dan bagaimana anda menanganinya? Anda harus punya cerita, satu tentang situasi yang anda sebut sulit, dan satunya memberi peluang bagi anda untuk menunjukkan kehebatan anda. Hindari berbicara mengenai masalah yang berhubungan dengan rekan kerja.

Pertanyaan sejenis: "Apa saja hal-hal yang mengganggu anda?" atau "Ceritakan tentang terakhr kali saat anda marah dengan pekerjaan ada,"

Pertanyaan diatas mirip dan dapat diperlakukan sama dalam menjawabnya. Sangatlah penting bagi anda untuk tetap kalem. Kebanyakan kita telah melihat rekan kerja yang kehilangan kendali dan itu bukan suatu pemandangan yang baik serta semua orang yang punya perasaan akan menghindarinya. Pertanyaan ini akan sering ditanyakan pada level yang lebih tinggi atau jika anda berhubungan dengan publik. Untuk menjawabnya, cari sesuatu dimana kesadaran akan marah berjalan baik: :Saya menikmati pekerjaan saya dan percaya pada manfaat memberikanniai bagi orang lain."

10) "Anda lebih suka beerja bersama orang lain atau bekerja sendiri?"
Pertanyaan ini biasanya digunakan untuk menentukan apakah anda seorang anggota tim atau bukan. Sebelum menjawab, pastikan anda tahu pekerjaan yang akan anda tempati memerlukan kerjasama atau kerja sendiri, lalu jawab yang sesuai. Mungkin begini: "Saya sangat senang bekerja sendiri bila diperlukan. Saya tidak terlalu memerlukan dukungan setiap saat. Tetapisaya lebih suka dalam kelompok- karena dengan bekerja bersama hasilnya jauh lebih baik."

Pertanyaan Interview lainnya

Tentang Kualifikasi

  • Bagaimana menurut anda orang yang kenal baik anda menggambarkan diri anda?
  • Menurut anda, apakah kelemahan terbesar anda?
  • Dapatkah anda jelaskan kontribusi apa yang bisa anda berikan kepada perusahaan kami?
  • Penyelesaian apa yang membuat anda merasa paling puas?
  • Jelaskan tentang pengalaman anda di sekolah..
  • Apa pengalaman di perguruan tinggi yang paling berharga bagi anda?
  • Tugas profesional apakah yang terbesar pernah anda tangani?
  • Ceritakan tentang pengalaman kerja yang paling bernilai!
  • Bagaimana kira-kira boss anda menggambarkan diri anda?
  • Mengapaganda adalah calon yang terbaik pada posisi ini?
  • Pernahkah anda mensupervisi orang lain?

Pertanyaan tentang kemampuan bekerja di perusahaan

  • Kenapa anda tertarik dengan pekerjaan ini?
  • Apa yan anda ketahui tentang kami?
  • Kualitas apa yang harus diiliki oleh seorang manager yang efektif?
  • Lingkungan kerja seperti apa yang paling anda sukai?
  • Kriteria apa yang anda pakai untuk menilai perusahaan yang anda cari?
  • Apakah anda seorang anggota tim?
  • Bagaimana anda menangani konflik?
  • Bagaimana anda bekerja dibawah tekanan?
  • Persoalan besar apa yang pernah anda hadapi dan bagaimana anda menghadapinya?
  • Seberapa kompetitifkah anda?
  • Apa yang anda harapkan dari atasan anda?
  • Gambarkan hubungan seperti apa antara atasan dan anak buahnya?

Pertanyaan tentang karir dan pilian

  • Apakah tujuan janka panjang anda? Kapan dan mengapa anda menetapkan tujuan itu dan bagaimana anda mempersiapkan diri untukmencapainya?
  • Imbalan paling penting apa yang anda harapkan dari pekerjaan dan karir andar?
  • Apa yang anda kerjakan diwaktu senggang?
  • Gaji seperti apa yang anda cari?
  • Apakah anda bersedia dipindahkan?

Pertanyaan-pertanyaan sulit dijawab

  • Pernahkah anda punya boss yang tidak anda sukai? Kenapa?
  • Bagaima kira-kira orang yang tidak suka kepada anda menggambarkan anda?
  • Tentang situasi kelompok yang bermasalah. Bagaimana anda menanganinya? Peran apa yang anda pegang? Bagaimana kelompok anda meningatkan kinerjanya?
  • Ceritakan pengalaman anda saat gagal dan bagaimana reaksi anda?
  • Ceritakan tentang saat anda berada dibawah tekanan yang wajar untuk mencapai satu atau beberapa tujuan.
  • Ceritakan situasi dimana anda menyelesaikan suatu masalah dan bagaimana anda menyelesaikannya.
  • Berikan contoh jika anda seorang risk-taker!.
  • Jika anda bisa memilih pekerjaan apa saja di dunia ini, apakah itu?
  • Apakah yang memotivasi anda?
  • Kenapa anda mau bekerja dengan kami, bukan dengan kompetitor kami?
  • Kenapa kami harus menerima anda dibanding calon lainnya?
  • Dilema tersulit apakah yang secara etika kita hadapi zaman sekarang?
  • Gambarkan positioning diri anda dalam satu kalimat.
  • Apakah yang akan anda lakukan pertama kali saat menerima sebuah tugas/proyek?
  • Ceritakan pengalaman anda bekerja di lingkungan masyarakat(sekolah, asyarakat, relawan).
  • Gambarkan situasi saat anda tidak setuju dengan perintah atasan anda dan bagaimana anda mengatasinya
  • Dapatkah anda bekerja dibawah tekanan?
  • Apa yang anda suka atau tidak di pekerjaan terakhir anda?
  • Apa yang akan ada lakukan 5 tahun dari sekarang?


Saturday, April 25, 2009

Tips Untuk Yang Diinterview

  • Lakukan riset sedalam mungkin tentang organisasi - produknya, jasanya, pasar, kompetitor, trend, aktivitasnya, prioritas organisasi dsb. Pelajari tips tentang riset sebelum wawancara.
  • Siapkan jawaban untuk tipe pertanyaan yang akan ditanyakan, terutama berkaitan dengan mengapa anda mau pekerjaan itu, apa kekuatan anda, bagaimana anda akan mengerjakannya, apa pencapaian terbaik anda.
  • Sediakan pertanyaan bagus untuk bertanya kepada pewawancara. Pelajari bagaimana bertanya kepada pewawancara.
  • Dapatkan copy dari kebijakan organisasi tenang kepegawaian atau peraturan yang berkaitan, sebelum interview.
  • Kumpulkan bukti-bukti nyata (kalau ada) tentang apa yang telah anda capai di masa lalu - bukti akan membuat anda berada di depan dibandingkan yang hanya bicara belaka.
  • Pastikan anda mempunyai interview yang sama di organisasi lain, atau tawaran lain, dan nyatakan itu kepada pewawancara.
  • Pastikan CV anda up to date, terlihat bagus dan bawa 3 copy meskipun sudah anda sampaikan sebelumnya kepada pewawancara (1 untuk pewawancara, 1 untuk anda, dan 1 untuk cadangan jika pewawancara mengajak orang lain).
  • Dapatkan dan baca materi-materi berikut yang diperlukan: brosur organisasi, literatur, majalah ekonomi di sektor ybs, dsb; dan tanyakan tentang hal-hal yang berkaitan dengan organisasi dan perannya.
  • Review tujuan pribadi anda dan usahakan bisa anda kemukakan secara terbuka dan jujur, serta bagaimana anda merencanakan mencapainya.
  • Pastikan anda mempunyai 2 atau 3 referensi yang relevan dan bereputasi baik, dan pastikan mereka mau dikontak oleh organisasi/pewawancara.
  • Siapkan sikap batin yang positif, siaga dan antusias. Pelajari tentang self belief - percaya diri.
  • Secara khusus pikirkan bagaimana berhadapan dengan hal-hal negatif - terutama dari sudut pandang menyatakan kebenaran soal kesuksesan anda. Lihat baik-baik CV anda.
  • Coba beberapa test kepribadian, dan temukan kekuatan maupun kelemahan anda. Usahakan dapat menjawab secara positif hasil test tersebut (jangan terintimidasi oleh hasil test tersebut tetapi jadikan sebgai alat pengenalan diri anda).
  • Pikirkan tentang pakaian yang akan anda pakai. Pelajari panduan tentang memilih pakaian.
  • Beberapa pekerjaan membuka peluang untuk diperbaiki. Bisa pekerjaan yang ada maupun posisi baru. Jika demikian, bersiaplah. Cari referensi untuk pekerjaan yang perlu diperbarui agar anda bisa memberikan saran dan kenal dengan pekerjaan itu.

Kenalilah Bakat Anda, Make Your Strength Work For You!


Tips Untuk Pewawancara

  • Buatlah catatan dari pertanyaan yang akan anda ajukan.
  • Tentukan hal-hal yang esensial yang ingin anda dapatkan, dan siapkan pertanyaan untuk itu.
  • Rencanakan lingkungan interview - privasi, tidak terganggu, pastikan yang akan diwawancara terlihat saat mereka menunggu.
  • Atur tempat duduk secara informal dan relaks. Jangan duduk dibelakang meja dan berhadapan muka dengan yang diwawancara - duduklah di meja bundar atau meja rapat.
  • Bersihkan meja anda dari benda lain kecuali yang diperlukan untuk interview - ini menunjukkan anda siap dan teratur, serta respek kepada yang diwawancara.
  • Buat yang diwawancara merasa nyaman - ingat, mereka stress lho, jadi jangan memperburuk keadaan.
  • Mulailah dengan menjelaskan secara jelas dan ringkas tentang organisasi anda dan perannya.
  • Bertnyalah dengan pertanyaan terbuka - bagaimana, mengapa, ceritakan, apakah dsb untuk membuat yang diwawancara berbicara/berceritera.
  • Pastikan 90% pembicaraan oleh yang diwawancara.
  • Gunakan kata tanya "Apa" dan "Bagaimana" untuk mendapatkan contoh yang jelas dan perasaan maupun motif yang sesungguhnya. Kata tanya "Mengapa" akan memberi presure karena mendorong orang memberikan justifikasi atau bertahan. Kata "mengapa" ditanyakan dalam kaitannya dengan pembuktian lebih jauh atau mencari akar permasalahan atau perasaan, tetapi gunakan dengan hati-hati karena dapat membuat gugup sehingga menghalangi rang menunjukan bagusnya mereka. Ingatlah, tujuan anda sebagai pewawancara adalah untuk memahami mereka - bukan mengintimidasi yang justru tidak mendukung untuk memahami.
  • Tekanan yang tinggi menyebabkan orang membisu dan jarang memunculkan hal-hal yang tersembunyi - Pertanyaan yang tenang, relaks, gentel dan pintar jauh lebih menguntungkan.
  • Periksa CV mereka untuk mengklarifikasi hal-hal yang belum jelas.
  • Jika mungkin, dan untuk posisi tertentu diatas lini pertama, gunakan formulis test psichometric atau graphology, dan dapatkan hasilnya sebelum interview untuk didiskusikan dengan yang bersangkutan. Selalu berikan hasil test kepada yang bersangkuta. Posisikan test sebagai alat disksi, bukan penentu. Pastikan waktu memberi test agar dijelaskan dan menenteramkan. Jangan pernah melakukan test via pos.
  • Beri kesempatan yang diwawancara mengajukan pertanyaan. Pertanyaan yang mereka ajukan biasanya juga sangat membantu, terutama jika ada hal-hal penting yang belum terungkap atau ditanyakan.


Kenalilah Bakat Anda, Make Your Strength Work For You!


Job Interview - Wawancara Pekerjaan

Job interview akan menjadi lebih mudah bagi pewawancara maupun yang diwawancara jika anda sudah membuat rencana dan menyiapkan pertanyaan dan jawaban, dan menggunakan teknik wawancara yang sesuai.

Disini kita akan membahas tips untuk job-hunting dan job interviews, serta contoh-contoh pertanyaan dan jawaban dalam interview yang sulit. Juga disertai beberapa ide tentang metoda seleksi dan rekrutmen yang efektif.

Job interview sangat penting untuk mendapatan SDM yang bermutu bagi organisasi. Proses dan etoda wawancara yang baik tent akan meningkatkan mutu SDM dari organisasi yang bersangkutan. Sebaliknya metoda interview yang buruk akan menghasilkan seleksi yang jelek, yang akan menurunkan kemampuan organisasi, membuang waktu dan meningkatkan turnover karyawan.

Beberapa pewawancara suka dengan pertanyaan atau interview yang 'keras' dan tentu saja yang diwawancara harus mempersiapkan jawaban untuk interview seperti itu. Tetapi perlu diingat, dari sisi pewawancara, menanyakan pertanyaan-pertanyaan 'sulit' tidak selamanya berguna. Pewawancara tidak harus menempatkan yang diwawancara dalam tekanan, karena orang cenderung menarik diri dan defensif bila berada dibawah tekanan. Kita bisa mendapat lebih banyak jika orang dalam keadaan relaks.

Karena itu lebih baik untuk fokus pada interview yang 'baik' dari pada yang 'keras'. Interview yang 'baik' akan mendorong yang diwawancara berpikir tentang dirinya dan memberikan informasi yang jelas kepada pewawancara seperti kebutuhannya, kemampuannya, pengalamannya, kepribadiannya, dan kecocokannya terhadap pekerjaan. Pertanyaan dalam interview yang terbaik adalah yang membantu yang diwawancara memunculkan ketrampilan, pengetahuan, sikap, dan perasaan mereka kepada pewawancara.

Beberapa artikel yang akan dibahas disini antara lain:
  • Tips untuk Pewawancara
  • Tips untuk Yang Diwawancara
  • Contoh Pertanyaan dan Jawaban dalam Interview
  • Pertanyaan-Pertanyaan Menjebak dalam Interview
  • Pertanyaan interview yang Berbasis Kopetensi dan Perilaku
  • Presentasi dalam Interview
  • Cara Bertanya Kepada Pewawancara
  • Tips negosiasi penghasilan, saat interiew
  • Panduan Interview Kedua
  • Mengirim Surat atau Email Kepada Pewawancara setelah Interview
  • Proses Rekrutmen dan Seleksi Kelompok
  • Metoda dan aktivitas dalam menentukan waktu penerimaan
  • Contoh srat penolakan atau ucapan terimakasih dari pewawancara
  • Surat undangan interview dan penolakan
  • Tips Interview untuk Promosi Jabaan
  • Tips dan teknik negosiasi penghasilan saat interview
  • Tips berpakaian ntuk Interview
  • Tips ntuk Riset Sebelum Interview
  • Rencana Proaktif yang Sederhana dan Cepat Untuk Mendapatkan Pekerjaan yang Tepat
  • Proses untk Merencanakan Karir Anda


Kenalilah Bakat Anda, Make Your Strength Work For You!
atau
Hubungi 08129323182
Untuk Mendapatkan Diskon LEBIH BESAR dari pada alamat diatas