Labels

Showing posts with label komputer. Show all posts
Showing posts with label komputer. Show all posts

Tuesday, January 17, 2012

Memperbaiki Generic Host Process For Win32 Error

http://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, blog chyardi, chyardi, memperbaiki generic host process for win32 error, memperbaiki error generic host process for win32, generic host process for win32 error fixed, fixed generic host process for win32 error, generichostfixed
Setelah sekian lama menggunakan Windows XP, baru kali ini saya mendapatkan pesan peringatan seperti di atas, menurut informasi ini hanya terjadi pada Microsoft Windows XP Service Pack 2 (SP2) dan penyebabnya macam-macam, ada yang menyebutkan karena adanya celah keamanan RPC Dcom, virus, crash, dll. Tapi disini kita tidak akan membahas penyebab munculnya pesan error Generic Host Process for Win32 itu, saya lebih tertarik kepada bagaimana solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
Kalau kita browsing di internet, sebetulnya terdapat berbagai macam cara untuk mengatasi masalah ini, namun memang solusi yang paling aman adalah dengan melakukan patching menggunakan update windows yang disediakan oleh microsoft, dan kita dapat mendownloadnya di support.microsoft.com.

Terlepas dari solusi yang paling aman di atas untuk mengatasi masalah Generic Host Process for Win32 ini, dari sekian banyak cara, ada satu cara yang menurut pendapat saya pribadi, cukup simple dan cepat untuk mengatasi error generic host process for win32 ini. Jadi ketika muncul pesan error Generic Host Process for Win32 tersebut, kita cukup menjalankan file berextension .bat, kemudian setelah itu kita tutup pesan error tersebut, dan kita dapat melanjutkan kembali pekerjaan kita.
Jika rekan-rekan barangkali ada yang memerlukan file untuk memperbaiki Generic Host Process for Win32 Error silahkan klik GenericHostFixed.

Semoga bermanfaat.

Thursday, August 11, 2011

Mempercepat Cancel Printing Windows 7

Pada artikel kali ini sengaja mengambil judul mengenai mempercepat cancel printing di operating system Windows 7, setelah pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai cara mempercepat pembatalan pencetakan Windows XP, jadi ini sekalian untuk menjawab beberapa komentar yang masuk.

Sebetulnya secara garis besar intinya hampir sama dengan di Windows XP, hanya langkah-langkahnya saja yang mungkin sedikit berbeda.



Bagi saya pribadi cara berikut ini mungkin dapat digunakan sebagai salah satu pilihan alternatif, disamping cara-cara yang umum atau biasa kita pergunakan. Selain itu cara berikut ini mungkin tidak ada salahnya dapat kita coba apabila kita mengalami masalah pencetakan di Windows 7, misalnya masalah kesulitan dalam membatalkan pencetakan yang sedang berlangsung, antrian pencetakan sudah terhapus namun proses pencetakan tetap berlangsung, dan sebagainya.



Berikut ini cara untuk mempercepat cancel printing di Windows 7 :

- Klik START, pada bagian Search Field ketikan cmd.exe;

- Kemudian Klik kanan pada cmd.exe, pilih Run as administrator;

(Sekarang kita akan masuk command prompt)

- Pada command prompt ketik : NET STOP SPOOLER lalu tekan ENTER;

- Kemudian ketikan : NET START SPOOLER lalu tekan ENTER;

http://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, blog chyardi, chyardi, mempercepat cancel printing windows 7, cancel printing windows 7

- Untuk lebih menyakinkan bahwa pencetakan sudah benar dibatalkan, kita dapat menuju ke menu printer yang sedang kita pergunakan, kemudian klik menu View pilih Refresh.

Dan untuk memastikan di memori sudah bersih, kita bisa mematikan dan menghidupkan kembali printer tersebut.

- Selesai.



Semoga bermanfaat.



Sunday, July 17, 2011

Mempercepat Pembatalan Pencetakan Windows XP

Jika kita menggunakan operating system Windows 98, untuk membatalkan pencetakan dokumen yang sedang berlangsung relatif sangat mudah, kita hanya perlu membuka ikon printer disudut kanan bawah, lalu pilih dokumen yang ingin kita batalkan, lalu pilih cancel, maka seketika itu printer akan membatalkan pencetakan, selesai.

Berbeda jika kita menggunakan Windows XP, untuk membatalkan pencetakan, relatif lebih lama dibandingkan dengan Windows 98, ini yang saya pribadi rasakan.
Untuk membatalkan pencetakan dokumen yang sedang berlangsung di Windows XP, saya pernah mencoba berbagai cara, antara lain :

1. Dengan mematikan dan menghidupkan printer
Menurut pengalaman pribadi untuk dokumen yang memiliki halaman yang sedikit/kecil misalnya 1-2 halaman ini mungkin kita bisa membatalkan pencetakan dengan mudah, tetapi kalau yang ingin kita batalkan itu dokumen yang memiliki jumlah halaman yang banyak tentu bukan hal yang mudah, kita tentu tidak cukup dengan mematikan dan menghidupkan printer sebanyak 1 atau 2 kali, barangkali mungkin bisa beberapa kali baru proses pembatalan tersebut berhasil. Jika kita sering menggunakan cara seperti ini (dengan mematikan dan menghidupkan printer) setiap akan membatalkan pencetakan, apakah lama kelamaan tidak merusak printer ?

2. Dengan memilih Cancel All Documents pada menu Printer
Untuk membatalkan dokumen menggunakan cara ini, relatif lebih lama dibandingkan dengan cara yang pertama, kadang-kadang setelah beberapa kali, baru dokumen yang kita pilih untuk dibatalkan pencetakannya tersebut terhapus/hilang pada menu printer.

3. Gabungan cara pertama dan kedua
Dibanding dengan cara pertama dan kedua, cara ini yang lebih sering saya pergunakan, sebelum nantinya saya tinggalkan, yaitu dengan meng-cancel dokumen melalui menu printer terlebih dahulu beberapa kali, baru dilanjutkan dengan mematikan dan menghidupkan printer, jadi relatif sedikit lebih cepat.

Dan cara tercepat untuk membatalkan pencetakan di Windows XP, menurut pengalaman pribadi yaitu dengan cara :

4. Stop the Print Spooler & Delete All Spooled Files
Cara ini saya dapatkan dari Support.Microsoft.com, setelah saya coba hasilnya ternyata tidak mengecewakan, jauh lebih cepat dibandingkan ketiga cara di atas, langkah-langkahnya sebagai berikut :

I. Membuat File Skrip Perintah
- Buka Notepad
- Copy paste perintah di bawah ini ke notepad :
net stop spooler
del %systemroot%\system32\spool\printers\*.shd
del %systemroot%\system32\spool\printers\*.spl
net start spooler
- Di Notepad pilih File, Save As, pada kotak File name ketik C:\DeletePrintJobs.cmd
- Klik Save
Atau anda bisa mendownload langsung filenya disini, kemudian Extract dan simpan di C:

II. Cara Menggunakan/Menjalankan File Skrip Perintah
Untuk membatalkan pencetakan, kita cukup menjalankan file skrip perintah yang sudah kita buat tadi di Notepad, caranya :
- Klik Start, Run ..., lalu ketik C:\DeletePrintJobs.cmd, setelah selesai klik Ok

Jika kita ingin lebih mudah lagi dari pada mengetik melalui menu Run, kita bisa menyimpan file skrip perintah tersebut di desktop, dengan cara :
Buka Windows Explorer, lalu ke drive C:, cari dan pilih file DeletePrintJobs.com, kemudian klik kanan pilih Send To, Desktop (Create Sortcut)

Sekarang Shortcut file DeletePrintJobs.cmd tersebut ada di Desktop, jadi jika ingin membatalkan pencetakan dokumen di Windows XP, kita tinggal ke desktop lalu jalankan (double klik) shortcut file tersebut.
maka beberapa saat kemudian printer akan segera menghentikan pencetakannya. Untuk memastikan di memori sudah bersih, kita bisa mematikan dan menghidupkan kembali printer tersebut.

Semoga bermanfaat.

Sunday, April 3, 2011

Masalah Pencetakan di Windows 98

http://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi, blog chyardi, masalah, pencetakan, permasalahan, pencetakkan, windows 98, excel
Mungkin kita pernah mengalami saat sedang mencetak sebuah file Excel menggunakan Operating System Windows 98, tiba-tiba pada saat mencetak halaman tertentu, muncul kode Ascii atau symbol lainnya yang tercetak dikertas kurang lebih dua atau tiga baris, kemudian setelah itu baris selanjutnya tercetak normal seperti biasa. Atau barangkali saat mencetak sebuah file yang berisi 8 halaman, hanya halaman ke-5 saja yang error dengan munculnya kode Ascii/ symbol lainnya tercetak di kertas saat kita mencetak halaman tersebut, walaupun saat di print preview, dilayar monitor sama sekali tidak ada masalah dengan halaman tersebut.

Jika kita mencoba memperbaikinya dengan cara menutup program lainnya yang tidak sedang digunakan selama pencetakan berlangsung, merestart ulang komputer, men-save file tersebut dengan nama lain, mengcopy sheet halaman yang error ketika dicetak tersebut dan menyimpannya dengan nama lain, atau mungkin menginstall ulang driver printer tersebut, hasilnya nanti akan tetap sama/tidak berubah, kode tersebut tetap akan muncul dan tercetak di kertas sewaktu kita mencetak halaman tersebut, dan posisi munculnya kode tersebut juga sama (tidak berubah).

Seandainya kita menemukan masalah seperti di atas, solusi untuk mengatasinya yaitu cukup dengan merubah/ mengatur kembali persentase pada bagian Scaling di Page Setup.
Caranya :
- Pilih menu File, Page Setup, Klik Tab Page; atau bisa juga dengan mengklik tombol Print Preview lalu pilih Setup..

http://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi, blog chyardi, masalah, pencetakan, permasalahan, pencetakkan, windows 98, excel

- Pada bagian Scaling, atur kembali persentase (%) normal size, kita dapat turunkan/naikkan 1 atau 2%;
- Klik Ok;
- Selesai.

Sekarang error di halaman tersebut, insyaAlloh tidak akan muncul ketika kita cetak.

Semoga bermanfaat.

Sunday, March 13, 2011

Memperbaiki XML Parsing Error Mozilla

Baru-baru ini sewaktu saya membuka web browser Mozilla Firefox, koq ada yang aneh, ngak seperti biasanya dibagian atas Tab kali ini ada tulisan XML Parsing Error .....dan seterusnya, padahal kemarin ngak apa-apa, terus terang baru kali ini saya menemukan masalah seperti ini, sebetulnya kalo saya abaikan bisa aja, toh saya masih bisa pake Mozilla-nya ini, tapi setelah saya pikir-pikir dari pada mengganggu pemandangan, lebih baik diperbaiki aja supaya hilang pesan errornya.

http://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi blog, chyardis blog, chyardi, chyardis, chy ardi

Berikut ini cara memperbaiki XML parsing error di Mozilla Firefox :
- Di Mozilla Firefox pilih menu Tools, klik Options;
- Pilih Tab Network;

http://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi blog, chyardis blog, chyardi, chyardis

- Pada bagian Offline Storage, klik tombol Clear Now;
- Klik Ok;
- Selesai.

Semoga bermanfaat.

Monday, December 20, 2010

Disable Autorun Windows 7

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai cara Turn Off Autoplay Windows XP, maka pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai cara mendisable/turn off autorun atau autoplay di Windows 7 dan Windows Vista.

Cara I :
Turn Off Autoplay melalui Control Panel

- Buka Control Panel -> Klik Hardware and Sound -> Klik Autoplay (untuk membuka jendela pengaturan Autoplay);
- Hilangkan tanda cek (v) pada kotak Use AutoPlay for all media and devices;
- Klik Save;
- Selesai.


Cara II :
Turn Off Autoplay melalui Group Policy Editor

- Klik Start -> Run -> ketik gpedit.msc -> lalu tekan Enter (kita akan masuk jendela Group Policy Editor);
- Klik User Configuration -> Administrative templates -> Windows Components -> pilih Autoplay Policies;
- Sekarang lihat di jendela setting sebelah kanan, klik (2x) Turn Off Autoplay;
- Pada jendela Turn Off Autoplay, klik pilih Enabled;
- Pada bagian Options (Turn off Autoplay on) di bawah, kita dapat memilih : CD-ROM Drives and removable drive atau All Drives;
- Klik OK;
- Selesai.

Catatan : Cara II ini hanya dapat dipergunakan untuk Windows 7 atau Windows Vista yang bukan versi home Premium.

Semoga bermanfaat.

Wednesday, December 15, 2010

Turn Off Autoplay Windows XP

Berikut ini merupakan beberapa cara untuk mematikan atau mendisable fungsi autorun/ autoplay di windows XP, tetapi sebelumnya perlu dijelaskan bahwa dengan kita menonaktifkan fungsi autorun/autoplay ini maka semua flashdisk atau CD/DVD yang memiliki fungsi autorun/ autoplay seperti installer akan dinonaktifkan.

Namun keuntungannya dengan mendisable (mematikan) fungsi autorun/autoplay ini yaitu untuk mengurangi resiko terkena virus misalnya yang dibawa oleh flashdisk. Seperti kita ketahui bahwa penyebaran virus dapat terjadi selain dalam bentuk file yang dieksekusi secara manual oleh user, ada juga yang dijalankan secara otomatis oleh sebuah file biasanya file Autorun.Info. Dalam file inilah virus-virus diaktifkan saat flashdisk dimasukkan ke drive USB komputer kita melalui fungsi autoplay pada Windows XP (yang fitur autorun/autoplay-nya tidak di disable).
Berbeda jika kita menonaktifkan atau mendisable fungsi autorun/autoplay, maka Windows tidak akan secara otomatis menjalankan program atau file tersebut ketika flashdisk dipasang di komputer kita, sehingga dengan demikian dapat mengurangi resiko terkena virus yang dibawa oleh flashdisk.

Sekarang kita langsung saja, caranya sebagai berikut :

Cara I :
Menggunakan USB Disabler Pro dari IntelliAdmin, disini pilihan Enable dan Disable USB Drives ada dalam satu menu, menurut saya cara ini cukup praktis tinggal memilih option Enable USB Drives atau Disable USB Drives. Tetapi adakalanya kita harus merestart komputer terlebih dahulu setelah menjalankan aplikasi ini.

Cara II :
1. Klik tombol Start, pilih Run...;
2. Ketik gpedit.msc (khusus Windows XP), lalu tekan OK;

http://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi blog, chyardis blog, chyardi, chyardis, turn off autoplay, turn off autoplay windows xp, turn off autoplay, disable autoplay, tips, komputer, cara

3. Klik pada Computer Configuration -> Administrative Templates -> System;

http://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi blog, chyardis blog, chyardi, chyardis, turn off autoplay, turn off autoplay windows xp, turn off autoplay, disable autoplay, tips, komputer, cara

4. Pada jendela sebelah kanan, Klik 2x Turn Off Autoplay;
(Akan muncul Turn off Autoplay Properties)

http://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi, chyardi's blog, turn off autoplay, turn off autoplay windows xp, turn off autoplay, disable autoplay, tips, komputer, cara

5. Pada Tab Setting, pilih option Enabled;

http://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi, chyardi's blog, turn off autoplay, turn off autoplay windows xp, turn off autoplay, disable autoplay, tips, komputer, cara

6. Pada Turn off Autoplay on, pilih All drives;

7. Klik OK.

8. Selesai.

Untuk User Configuration kita lakukan hal yang sama seperti cara di atas.

Semoga bermanfaat.

Thursday, July 22, 2010

Solusi Hardisk Yang Tidak Dapat Di FDISK

Cara untuk memformat hardisk yang tidak dapat diformat secara normal dengan FDISK, kita dapat menggunakan DEBUG. Tetapi yang perlu diingat bahwa dengan menjalankan perintah ini maka akan menghapus seluruh hardisk (bukan hanya partisi).
Caranya adalah sebagai berikut :
1. Buatlah MSDOS boot disk yang dilengkapi dengan file DEBUG;
Anda bisa melakukannya dengan CD Hirens, dari http://hirens.info atau BootDisk http://bootdisk.com.
2. C:\>Debug[Enter]
Pada command prompt, ketik DEBUG lalu tekan Enter.
3. Ketikkan perintah berikut ini:

--- start
F 200 L1000 0 [Enter]
A CS:100 [Enter]
MOV AX,301 [Enter]
MOV BX,200 [Enter]
MOV CX,1 [Enter]
MOV DX,80 [Enter] << angka 80 jika hardisk di Primary Master, 81 jika Primary Slave
INT 13 [Enter]
INT 20 [Enter] [Enter] << tekan enter dua kali
-G [Enter]
--- end
Jika muncul pesan "Program terminated normally" berarti proses berhasil.

4. Matikan komputer [shutdown], cabut semua steker listrik, biarkan sesaat kemudian nyalakan komputer kembali. Sekarang hardisk dapat diformat dengan normal.
5. Selesai.

Untuk penjelasan lebih lengkapnya dapat membacanya di alamat http://uc1n.blogspot.com/2010/04/format-hardisk-yang-tidak-bisa-diformat.html atau http://www.facebook.com/?sk=messages&tid=1263164221305

Monday, July 12, 2010

Thursday, June 17, 2010

Komputer Agar Awet dan Aman

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar komputer kita lebih aman dan awet, diantaranya yaitu :
- Antivirus
Demi keamanan data serta system komputer, pastikan komputer kita sudah terinstall software antivirus dan selalu update secara berkala;

- Software Utility
Pastikan pula ada program utilities tambahan yang biasa digunakan untuk menghapus sisa registry akibat dari proses uninstall software dan juga sampah dari internet (cokies);

- UPS
Naik turunnya tegangan listrik atau bahkan mati tiba-tiba akan berdampak pada umur Power Supply, rusaknya hardisk, bahkan motherboard. Terutama hardisk, jika tiba-tiba listrik mati terjadilah kejutan yang bisa menyebabkan tergoresnya track recordingnya maka timbulah bad sector, bad sector hanya bisa dilihat jika kita check lewat scandisk, bad sector tidak bisa di isi file untuk operasional system maupun menyimpan data, sehingga akan mengurangi kapasitas hardisk itu sendiri. Fungsi UPS atau external battery sebagai pengaman bila terjadi mati listrik maka komputer tetap hidup untuk beberapa waktu, sehingga masih ada kesempatan untuk mematikan komputer sesuai prosedur;

- Stavolt
Untuk UPS yang sudah termasuk stavolt (penstabil naik-turun tegangan) tidak bermasalah, tetapi yang tidak termasuk stavolt di dalamnya maka lebih baik disediakan stavolt tambahan sebagai stabilizer, sehingga walau tegangan listrik naik-turun pun, tidak mengganggu keamanan komputer sendiri.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya yaitu bersihkan komputer kita dari debu serta jauhkan dari air.

Semoga bermanfaat.

Wednesday, June 16, 2010

Windows 7 32-bit atau Windows 7 64-bit

Berikut ini adalah pertanyaan umum yang sering muncul mengenai perbedaan antara Windows 7 32-bit dengan Windows 7 64-bit :
- Apa sih keuntungan menjalankan Windows 7 64-bit dibandingkan Windows 7 32-bit?
Jika kita sering bekerja dengan ukuran file yang besar-besar dan memakan memori yang banyak (misal video editing) tentu saja Windows 7 64-bit akan menjadi pilihan yang terbaik karena akan memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan Windows 7 32-bit. Seperti kita ketahui Windows 7 64-bit telah mensupport memori sampai 192GB, sedangkan Windows 7 32-bit hanya 4GB untuk performa maksimum. Keuntungan lain dari Windows 7 64-bit adalah dari segi keamanan, lebih aman dibandingkan Windows 7 32-bit, karena driver Windows 7 64-bit harus benar-benar tersertifikasi oleh vendor si pembuat hardware, jadi sangat sulit untuk disusupi oleh program jahat.

- Apakah Laptop atau komputer saya bisa menjalankan Windows 7 64-bit?
Kalau kita baru membeli komputer sebuah komputer dengan teknologi terbaru dan terkini pada umumnya telah support dan mampu menjalankan Windows 7 62-bit, Kecuali jika prosesor yang kita gunakan merupakan prosesor yang lowend misal Laptop dengan Prosesor Intel Atom atau Intel Core Duo ke bawah. Namun jika kita menggunakan prosesor sekelas Intel Core 2 Duo maka bisa dipastikan bahwa komputer kita mampu dan bisa menjalankan Windows 7 versi 64-bit. Jika kita masih ragu-ragu ada baiknya guna program Prosesor Identifikasi dari Intel untuk mengetahui apakah prosesor kita telah suppport Windows 7 64-bit atau tidak.

- Bagaimana dengan Hardware lainnya misal Soundcard atau LAN Card?
Lihat tahun pembuatan dari hardware kita, apabila dibuat setelah adanya Windows Vista (3 tahun ke belakang) maka sudah bisa dipastikan hardware memang telah support Windows 7 64-bit, namun jika hardware yang kita pakai dibuat pada tahun-tahun sebelum Windows Vista hadir (misal tahun 2004 ke bawah), kita baiknya kita cek website dan vendor si pembuat hardware tersebut untuk mengetahui ada tidaknya driver untuk mensupport Windows 7 64-bit.

- Apakah Driver untuk Windows 7 32-bit bisa digunakan untuk Windows 7 64-bit
Jawabannya jelas sekali, Tidak. Windows 7 32-bit mempunyai struktur yang berbeda Windows 7 64-bit.

- Lalu bagaimana bila saya telah terlanjur menginstal Windows 7 64-bit sedangkan driver dari hardware yang saya miliki untuk Windows 7 32-bit?
Jangan kuatir dengan menggunakan Windows XP Mode (Virtual Mechine) di Windows 7 kita bisa menggunakan driver Windows 7 32-bit meski komputer kita telah terinstal Windows 7 64-bit

- Bisakah saya menjalankan program Windows 32-bit di Windows 7 64-bit?
Dengan adanya teknologi WOW alias Win 32 on Win64 di Windows 7 tentu saja kita masih bisa menjalankan program Windows 32-bit di Windows 7 64-bit

- Apakah bisa mengupgrade Windows 7 32-bit ke Windows 7 64-bit?
TIDAK. Untuk menginstall Windows 7 64-bit dari Windows 7 32-bit kita harus melakukan Installasi penuh alias tidak bisa mengupgrade langsung Windows 7 32-bit ke Windows 7 64-bit.

Sumber : dedepurnama.blogspot.com

Friday, April 2, 2010

Permasalahan Motherboard Dan Cara Mengatasinya

Gejala dan cara bagaimana mengatasi motherboard yang rusak.

Mati Total
- Periksa power supply, dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel ATX1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel ATX1 ke motherboard.
- Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear.
- Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.
- Periksa juga apakah switch on nya berfungsi.
- Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan.
Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power ATX di motherboard.
Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.

Nyala Tapi Tidak Tampil
- Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA.
- Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.
- Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak.
- Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut.
- Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU.
- Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.

Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri
- Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.
- Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya.
- Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas.
- Coba anda install ulang Windows.
- Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.

CMOS Checksum Failure (Baterai Low)
Gejala kerusakan dan solusinya :
- Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut)
- Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan setting ulang pada BIOS).

Semoga bermanfaat.

Sumber : AriTOP21

Sunday, March 28, 2010

Cara Menampilkan Kembali File Yang Disembunyikan (Dihidden) Oleh Virus

Terus terang waktu ngetik artikel ini saya ngak tau nih, bermanfaat atau ngak artikel ini, kalo bermanfaat ya alhamdulillah. Ini sebetulnya sekedar pengalaman waktu komputer di kantor kena virus, semua file-file type-nya berubah deh jadi application, dan ukurannya sama pula, kalo ngak salah ukurannya jadi 700-an Kb, he..he.., macem-macem aja. Saya lupa lagi tuh nama virus-nya, barangkali rekan-rekan ada yang tau.
Oh iya, sebetulnya jika kita menggunakan anti virus yang bagus, yang bisa langsung sekalian ngembaliin file-file yang dihidden menjadi seperti semula, tentu ini lebih baik, kita ngak perlu susah-susah kayak gini.
Nah, ini khusus bagi yang mengalami seperti saya, yang setelah dibersihkan menggunakan antivirus, tetapi file-filenya masih belum tampak seperti semula/ masih tersembunyi (dihidden) oleh virus. Cara untuk menampilkan kembali file-file yang disembunyikan/ dihidden oleh virus, adalah sebagai berikut :
- Sebelumnya pastikan bahwa komputer kita sudah bersih dari virus, kalo belum bersihkan dahulu dengan anti virus;
- Setelah bersih, kita buka Windows Explorer;
- Klik Tools -> Folder Options... -> pilih Tab View;
- Pada bagian Hidden files and folders -> klik pilihan Show Hidden files and folders
- Pastikan Hide extensions for known file types dan Hide protected operating system files (Recommended) tidak dicentang untuk melihat file mana yang di hidden dan dikunci oleh virus;
- Setelah kita tahu file mana yang di hidden dan dikunci, dengan cara mengklik kanan file tersebut, kemudian pilih properties;

Langkah berikutnya untuk mengembalikan sistem file yang sudah dikunci dan di hidden tersebut dengan mengikuti langkah berikut :
- Start -> Pilih Run -> ketik cmd kemudian pilih Ok;
akan muncul misalnya : C:\Documents and Settings\EDP>
- Pilih drive tempat data yang tadi di hidden misalnya drive D, kita ketik D : -> kemudian klik enter;
Contoh : C:\Documents and Settings\EDP>D: (lalu Enter)

Sebagai contoh, misalnya file yang di hidden adalah folder COBA atau file BOLA.xls, maka perintahnya sebagai berikut :
- D:\>attrib COBA –s –h (lalu enter)
- D:\>attrib BOLA.xls -s -h (lalu enter)
Sekarang file yang tadi di hidden sudah tidak disembunyikan dan dikunci lagi sehingga kita dapat membuka file tersebut seperti biasanya.
- Selesai.

Semoga bermanfaat.

Thursday, March 18, 2010

Tips Cara update Bios

Basic Input/Output System (BIOS), secara sederhana merupakan sebuah system di dalam Chip Motherboard yang bertugas mengenali dan menyiapkan perangkat keras/hardware komputer saat PC dinyalakan, seperti Hardisk, Processor, Floppy Disk, Memory, DVD Rom dan lainnya. Jika semua beres maka Sistem Operasi (seperti windows,Linux) baru mulai dijalankan.
Jika komputer berjalan lancar atau tidak mengalami masalah, memang tidak perlu untuk melakukan upgrade (memperbarui) BIOS di komputer kita. Karena memang sangat beresiko bagi yang belum terbiasa, jika kurang hati-hati komputer malah tidak bisa dioperasikan lagi.

Tetapi ada beberapa hal yang menyebabkan BIOS harus diupgrade, misalnya :
- Ketika komputer dinyalakan, tiba-tiba berhenti sebelum masuk sistem operasi;
- Komputer sudah cukup lama, dan kita memasang hardware baru yang tidak terdeteksi dengan baik, misalnya kita ganti Processor baru. Karena sering BIOS belum mengenali processor tersebut;
- BIOS rusak, baik ditunjukkan dengan adanya pesan ataupun tidak. Misalnya invalid BIOS, BIOS corrupted dsb;
- BIOS gagal mendeteksi hardware, seperti hardiks, CD-ROM, VGA dan lainnya;
- Ingin sedikit lebih mengoptimalkan kinerja komputer (hardware);
- Adanya recomendasi dari vendor Motherboard;

Jika BIOS di komputer rusak, maka otomatis tidak bisa menjalankan Sistem operasi seperti Windows Xp misalnya. Beberapa hal yang bisa menyebabkan kerusakan BIOS misalnya :
- Mematikan komputer tanpa shutdown, atau listrik tiba-tiba mati (tanpa UPS);
- Terkena Virus;
- Kesalahan meng-upgrade BIOS, misalnya komputer mati ketika proses upgrade, BIOS tidak cocok dengan jenis motherboard dll.

Bagaimana meng-upgrade BIOS Komputer?
Untuk meng-upgrade BIOS, diperlukan 2 file, pertama file BIOS itu sendiri dan Flash Memory Writer utility, yaitu software untuk mengupgrade (flash) BIOS, misalnya AFLASH.EXE, AWD816a.EXE dan lainnya. File BIOS biasanya dengan ekstensi 001, BIN atau lainnya, dengan ukuran kurang dari 512 KB. Kebanyakan Untuk mengupgrade BIOS harus dilakukan melalui DOS atau MS-DOS, meski saat ini juga sudah banyak vendor yang menyediakan software yang berbasis Windows.

Yang perlu diperhatikan adalah mencari file BIOS dan Flash Writer yang tepat, karena jika tidak sesuai, komputer kemungkinan bakalan tidak bisa hidup lagi. Tetapi jika tipe sudah tepat, maka kemungkinan selalu berhasil, kecuali mati listrik atau komputer mati ketika flash BIOS sedang berjalan. Pada umumnya flash BIOS hanya berlangsung beberapa detik saja, kurang dari 30 detik.
Untuk melakukan flash BIOS, setelah masuk ke DOS, ketikkan nama Flash Writer, misalnya untuk AWD816a.EXE

C:\ADW816a

Maka biasanya ada keterangan cara pemakaiannya. Ikuti perintah yang ada, pastikan juga untuk membackup BIOS yang lama, dapat dilakukan dengan file flash writer itu juga. Keterangan yang ditampilkan mungkin berbeda-beda. Jika masih ragu, sebaiknya ditanyakan kepada yang lebih tahu, atau bisa juga dibaca di buku petunjuk motherboard.

Bagaimana Cara menentukan Tipe Motherboard?
Ada beberapa cara menentukan tipe Motherboard yang dimiliki, antara lain :
- Melihat buku petunjuk yang disertakan ketika membeli Motherboard;
- Melihat tampilan awal ketika komputer menyala, biasanya ditampilkan seri atau tipe motherboard;
- Melihat langsung motherboard (membuka casing komputer), disana biasanya ditulis merk Motherboard dan tipenya.

Dimana Download BIOS dan Flash Utility tersebut
Jika motherboard kita termasuk populer, maka vendor biasanya telah menyediakan download BIOS dan Flash Utility-nya, seperti ASUS, ECS, MSI (Micro Star International), Gigabyte dan sejenisnya. Jika Motherboard anda tidak memiliki web site resmi untuk download driver, bisa dicoba mencari melalui www.google.com, dengan mengetikkan tipe motherboard diikuti kata seperti BIOS, download BIOS dan sejenisnya. Misalnya “BIOS P4VP-MX” atau “Download BIOS P4VP-MX”.

Semoga Bermanfaat.

sumber : ebsoft.web.id

Monday, March 15, 2010

Cara Menghilangkan Pesan Peringatan Low Disk Space

Sebetulnya cara ini bukan untuk mengatasi masalah "Low Disk Space" yang disebabkan karena kapasitas hard disk yang sudah mulai penuh, tetapi hanya untuk menghilangkan pesan peringatan "Low Disk Space" yang muncul di sudut kanan bawah, yang mungkin kita rasa mengganggu. Nah, jika kita merasa terganggu dengan pesan tersebut, kita dapat menghilangkannya dengan cara sebagai berikut :
- Klik Start -> Run -> Ketikkan regedit -> Ok;
- Di menu Registry Editor, kita masuk ke menu :
HKEY_CURRENT_USER -> Software -> Microsoft -> Windows -> CurrentVersion -> Policies -> Explorer
http://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi blog, chyardis blog, chyardi, chyardis
- Klik kanan pada menu Explorer lalu pilih New - DWORD Value;
- Beri nama NoLowDiskSpaceChecks, kemudian Enter;
- klik 2X tulisan NoLowDiskSpaceChecks lalu isikan angka 1 pada Value data;
http://chyardi.blogspot.com, chyardi.blogspot.com, chyardi's blog, chyardi blog, chyardis blog, chyardi, chyardis
- Restart komputer;
- Selesai.

Catatan :
Sebelum menjalankan cara di atas, disarankan untuk membuat backup registry editor terlebih dahulu, untuk menghindari/mencegah dari hal-hal yang tidak kita inginkan, apabila terjadi kesalahan.

Semoga bermanfaat.

Friday, March 12, 2010

Cara Mengatasi Low Disk Memory

Pernahkah rekan-rekan mengalami tiba-tiba disebelah kanan bawah muncul pesan "Low Disk Memory", nah, untuk mengatasinya mungkin tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa cara dibawah ini :

Solusi untuk mengatasinya dalam jangka pendek, kita dapat gunakan salah satu cara berikut ini :
- Kita dapat membebaskan memori RAM yang tidak dibutuhkan oleh program, atau kita dapat membebaskan ruang disk dengan menghapus file yang tidak diperlukan; atau
- Restart Windows, caranya : Klik Start -> Pilih Turn Off Computer -> Lalu pilih Restart.

Solusi untuk mencegah masalah ini dalam jangka panjang, kita dapat gunakan salah satu cara berikut ini :
- Menambahkan memori RAM komputer kita; atau
- Mendapatkan lebih banyak ruang hard disk, baik dengan menambahkan disk drive yang lebih besar atau dengan menggunakan utilitas kompresi disk.

Catatan :
Ketika troubleshooting masalah ini, pastikan bahwa tidak ada program lain yang aktif dan komputer kita memiliki minimum 20 megabyte (MB) dari ruang hard disk bebas.
jika kita sering bekerja dengan dokumen yang besar (10 MB atau lebih), maka kita mungkin perlu untuk membebaskan beberapa ruang tambahan.

Selain cara-cara di atas ada juga yang menyarankan untuk melakukan Disk Fragment atau Disk Cleanup.
Caranya pilih start -> All Programs -> Accessories -> System Tools -> Disk Fragment/ Disk Cleanup.

Sebelum kita melakukan cara-cara di atas sebaiknya kita berhati-hati dan melakukan back up data terlebih dahulu untuk menjaga/ mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan.

Semoga bermanfaat.

Tuesday, March 9, 2010

Power Led Menyala Tetapi Tidak Ada Sistem Yang Terdeteksi (Solusi Permasalahan Komputer)

Apabila lampu led power komputer kita menyala, sedangkan tidak ada aktifitas sistem yang terdeteksi, maka kemungkinan terbesar output voltase yang disediakan power supply ke motherboard dan komponen lainnya, terlampau rendah, sinyal voltase DC harus terdeteksi pada setiap kabel yang terhubung pada komponen, seperti motherboard, hard disk, floppy, dan peranti lainnya. Kemungkinan yang lainnya terdapat hubungan pendek pada salah satu atau beberapa komponen.

Apabila masalah tersebut yang terjadi pada komputer kita, tindakan yang harus dilakukan adalah periksa terlebih dahulu output voltase, bila ini tidak ada permasalahan, lakukan pemeriksaan pada heatsing fan dan processor pada soketnya, pastikan bahwa heatsing fan sudah terhubung ke salah satu sumber daya listrik dari motherboard. Pastikan pula bahwa processor sudah duduk dengan tepat dan terkunci rapat, setelah itu kita perlu memeriksa semua card-card yang terpasang dan semua komponen yang terhubung dengan power supply. Bila terdapat card yang tidak terpasang dengan sempurna, posisi semacam ini dapat mengakibatkan terjadinya hubungan pendek dan membuat sistem tidak menyala. Pastikan pula bahwa pada motherboard tidak terdapat gangguan yang membuat sirkuit terganggu, seperti sekrup, kabel, atau kotoran lain yang melekat pada motherboard dapat menyebabkan terjadinya hubungan pendek. Sekrup-sekrup pengunci yang menghubungkan motherboard dengan casing juga dapat mengakibatkan hubungan pendek, sehingga menyebabkan komputer tidak mau bekerja. Gunakan plastik pelindung atau bahan lain yang bersifat isolator untuk menghindari hubungan pendek ini. Bila tetap tidak menyala, cobalah untuk merangkai komponen di luar casing dan jalankan sistem di luar casing.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Wednesday, March 3, 2010

Gambar Hanya Muncul Dibagian Atas Atau Bawah Monitor (Solusi Permasalahan Komputer)

Jika dilayar monitor kita, gambar hanya muncul dibagian atas atau bawah, maka kemungkinan besar masalahnya ada pada amplifier vertikal.

Solusinya gunakan osiloskop untuk memeriksa amplifier ini. Bila tidak ada alat tersebut, maka ganti board utama monitor, lalu ketika gambar sudah tersimpan kembali, pastikan untuk memeriksa linearitas vertikal monitor.


Semoga bermanfaat.


Sunday, February 28, 2010

Solusi Jika Layar Monitor Tampak Garis Horizontal Atau Vertikal (Solusi Permasalahan Komputer)

Jika dibagian tengah layar monitor kita muncul garis horizontal atau vertikal, masalah ini terjadi akibat adanya kerusakan pada sirkuit drive horizontal atau vertikal.

Solusi praktisnya adalah kita ganti board monitor utama.
Tetapi jika kita mau sedikit bersusah payah, maka kita perlu untuk memeriksa sirkuit yang menghasilkan sapuan vertikal pada board. Periksa apakah semua kabel terhubung dengan benar, kadang kala kerusakan ini disebabkan oleh kabel-kabel yang kendor akibat panas yang berlebihan di dalam sistem monitor.

Semoga bermanfaat.

Monday, February 22, 2010

Sistem Komputer/PC Lambat Saat Mengeksekusi Data (Solusi Permasalahan Komputer)

Apabila sistem PC/komputer kita terasa lambat dalam mengeksekusi data, kemungkinan masalahnya adalah salah satu perbedaan antara motherboard baru dengan motherboard lama, yaitu pada kabel yang difungsikan sebagai lalu lintas data.
Pada motherboard lama, kabel IDE 1 untuk hard disk dan kabel IDE 2 untuk CD-ROM, bentuk dan jenisnya sama, sehingga dapat dipertukarkan, beberapa PC bahkan menggunakan satu kabel untuk dua jenis periferal ini.

Pada motherboard baru, kabel hard disk yang disertakan sudah mengikuti kemampuan hard disk terbaru, yang mendukung ultra ATA-66 ataupun ATA-100, sehingga kabel hard disk hanya ditujukan untuk menghubungkan hard disk ke motherboard, bukan untuk menyambungkan CD-ROM ke motherboard. Apabila kabel ini digabung, maka kemampuan transfer data akan mengikuti kecepatan terendah yang dibaca.
Maka solusinya adalah periksa jalur kabel IDE 1 dan IDE 2 sesuai dengan buku manual, dan pastikan bahwa sistem pengkabelannya sudah terpasang dengan benar.

Semoga bermanfaat.